Cara menghilangkan bau mulut saat puasa sebenarnya tidak jauh berbeda dibanding hari-hari biasa. Anda tetap harus menggosok gigi secara teratur, banyak minum air putih saat sahur dan berbuka, serta membatasi konsumsi makanan yang berbau.
Bau mulut saat berpuasa terjadi karena beberapa hal. Simak dulu penjelasan mengenai penyebab dan cara agar tidak bau mulut saat puasa.
Kenapa Mulut Bau Saat Puasa?
Sebelum mengetahui bagaimana cara mencegah sekaligus menghilangkan bau muut saat puasa, Anda juga perlu tahu apa saja penyebabnya. Pada umumnya, bau mulut adalah kondisi yang juga disebut sebagai halitosis.
Tingkatannya pun bervariasi, tergantung pada sumber atau penyebabnya. Sama halnya ketika Anda mengalami masalah bau mulut saat puasa.
Penyebab utamanya adalah aliran air liur yang berkurang sehingga membuat mulut kering (xerostomia). Padahal, air liur bermanfaat untuk melindungi dan membantu mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau tak sedap.
Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa
Cara terbaik untuk menjauhkah Anda dari bau mulut adalah menjaga kebersihan gigi, lidah, dan mulut. Selengkapnya, berikut adalah cara menghilangkan bau mulut saat puasa.
1. Menyikat Gigi Setelah Sahur dan Berbuka
Menyikat gigi setelah sahur dan berbuka membantu mengurangi penumpukan sisa makanan dan bakteri di rongga mulut sehingga risiko terjadinya bau mulut selama berpuasa bisa dikurangi.
Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi yang mengandung fluoride saat menggosok gigi untuk mengurangi risiko terbentuknya gigi berlubang. Sikat secara perlahan dari arah gusi ke gigi.
2. Membersihkan Permukaan Lidah
Selain di permukaan gigi, bakteri juga banyak menempel di lidah. Jika dibiarkan, penumpukan bakteri berpotensi memicu bau mulut, terutama saat puasa.
Untuk itu, Anda perlu membersihkan area lidah secagai cara mencegah agar tidak bau mulut saat puasa. Bersihkan lidah sebelum atau sesudah sikat gigi setelah sahur dan berbuka. Anda bisa menggunakan sikat gigi atau alat pembersih lidah, lalu menyikat permukaan lidah secara perlahan.
3. Menggunakan Obat Kumur
Membersihkan rongga mulut menggunakan obat kumur juga membantu menyingkirkan bakteri berlebih penyebab bau mulut. Namun, pilih obat kumur yang sesuai dengan kondisi rongga mulut Anda.
Beberapa orang tidak terlalu cocok menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol karena bisa membuat perih rongga mulut. Sebagai cara menghilangkan bau mulut saat puasa, Anda bisa menggunakannya setelah sahur dan berbuka puasa.
4. Menggunakan Benang Gigi
Membersihkan sela-sela gigi menggunakan benang gigi alias dental floss adalah salah satu cara agar tidak bau mulut saat puasa yang kerap dilewatkan. Padahal jika ada sisa makanan yang lama tersangkut di sela gigi, seperti sisa sahur, maka bau mulut berisiko muncul di siang hari.
Penggunaan benang gigi cukup dilakukan satu hari sekali. Anda bisa membeli benang gigi di apotek maupun mini market terdekat dari rumah.
5. Cukupi Kebutuhan Cairan
Kekurangan cairan di tubuh bisa membuat mulut menjadi kering dan memicu bau mulut. Oleh karena itu, meskipun sedang berpuasa, Anda tetap perlu memenuhi kebutuhan cairan harian pada waktu berbuka puasa hingga sahur.
Minum air putih juga membantu melapisi rongga mulut agar tetap lembap sekaligus melarutkan bakteri dan kotoran yang menempel di lidah dan gigi sehingga tidak menumpuk dan memicu bau mulut.
6. Konsumsi Buah dan Sayur
Mengonsumsi buah dan sayur adalah salah satu cara menghilangkan bau mulut saat puasa yang mudah dilakukan. Sebagai contoh, buah jeruk yang mengandung vitamin C, bermanfaat untuk merangsang produksi air liur sehingga risiko mulut menjadi kering berkurang.
Vitamin C juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh selama berpuasa. Jadi, Anda bisa terhindar dari penyakit yang menghambat ibadah di bulan suci Ramadan.
7. Hindari Makanan Pemicu Bau Mulut
Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung bawang putih saat sahur maupun berbuka membuat risiko munculnya bau mulut saat berpuasa semakin tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu menghindari konsumsi makanan berbau menyengat berikut ini secara berlebihan untuk mencegah sekaligus menghilangkan bau mulut saat puasa.
– Bawang bombay
– Petai
– Jengkol
– Jenis keju tertentu
– Makanan terlalu asin, manis, dan lengket.
8. Merawat Kondisi Gigi dan Mulut ke Dokter Gigi
Cara mencegah serta menghilangkan bau mulut saat puasa yang terakhir adalah dengan merawat gangguan yang ada di rongga mulut ke dokter gigi. Menumpuknya karang gigi, gigi berlubang, radang gusi, dan gusi beradarah bisa menyebabkan bau mulut menyengat yang akan semakin parah apabila selama puasa Anda tidak melakukan perawatan dengan tepat.
Menjalani perawatan gigi standar seperti penambalan, pencabutan, serta pembersihan karang gigi selama puasa, menurut fatwa yang keluar dari Majelis Ulama Indonesia, tidak membatalkan ibadah tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, Anda juga bisa melakukannya setelah berbuka puasa. Dengan begitu, kondisi gigi dan mulut bisa kembali sehat dan bau mulut menyengat bisa dihindari.

